Senjata Maut Rusia Menebar Teror, Ukraina Makin Babak Belur
Bengkulunews.id 2022/03/21 – Rusia kembali menebar teror dengan menggunakan senjata mematikan untuk meluluhlantakkan target-target penting di Ukraina.
Kementerian pertahanan negara itu pada Minggu (20/3) mengatakan bahwa militenya itu telah menembakkan rudal hipersonik Kinzhal.
Senjata mutakhir terbaru tersebut menghancurkan tempat penyimpanan bahan bakar di selatan Ukraina.
Kementerian mengatakan pangkalan itu telah digunakan untuk pasokan utama bahan bakar untuk kendaraan lapis baja Ukraina di selatan negara itu.
“Sistem rudal penerbangan Kinzhal dengan rudal balistik hipersonik menghancurkan tempat penyimpanan besar untuk bahan bakar dan pelumas angkatan bersenjata Ukraina di dekat pemukiman Kostyantynivka di wilayah Mykolaiv,” kata kementerian pertahanan.
Rudal hipersonik Kinzhal dikatakan ditembakkan dari wilayah udara di atas Krimea yang dikuasai Rusia.
Pada hari Sabtu (19/3), Rusia mengatakan telah menggunakan rudal hipersonik Kinzhal untuk menghancurkan situs penyimpanan rudal dan amunisi bawah tanah.
Gudang senjata itu berlokasi di Ukraina barat dekat dengan perbatasan Rumania yang adalah anggota NATO.
Angkatan bersenjata Ukraina mengonfirmasi kepada AFP pada hari Sabtu bahwa depot telah menjadi sasara.
Namun mereka mengatakan tidak memiliki informasi tentang jenis rudal.
Analis Rusia mengatakan penggunaan rudal hipersonik Kinzhal pada hari Jumat (18/3) di Deliatyn, sebuah desa di kaki pegunungan Carpathian.
Itu adalah adalah penggunaan tempur pertama dari senjata semacam itu di dunia.
Sementara itu, kementerian pertahanan Rusia juga menambahkan bahwa rudal jelajah Kalibr yang diluncurkan dari Laut Kaspia juga menargetkan depot tersebut.
“Pasukan Rusia menembakkan rudal Kalibr dari Laut Hitam untuk menargetkan sebuah pabrik di kota utara Nizhyn yang digunakan untuk memperbaiki kendaraan lapis baja,” kata kementerian itu.
Kementerian pertahanan Rusia juga mengatakan telah membunuh lebih dari 100 anggota pasukan khusus Ukraina dan tentara bayaran asing.
Para personel militer tewas itu setelah rudal berbasis laut Rusia menghancurkan pusat pelatihan di kota Ovruch di Ukraina utara.
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa mereka juga menggunakan senjata presisi jarak jauh terhadap fasilitas lain di Ukraina pada Sabtu malam dan Minggu pagi.
Source : GenPI.co
Editor : Marisa
