Bengkulunews.id-Polemik pengolahan sampah masyarakat dari tahun ketahun hampir sama kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah rumah tangga pada tempat yang telah di sediakan. Terbukti banyak titik tumpukan sampah liar, kesadaran membuang sampah pada tempatnya akan membantu kebersihan lingkungan kota curup dan sekitarnya.
Sehubungan dengan penumpukan sampah liar Kadis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rejang Lebong (RL) Budianto, ST.MT. mengutarakan dari pihak dinas senantiasa membersihkan tumpukan sampah liar masyarakat, tapi sering terjadi setelah di bersihkan dan di berikan himbauan berupa tulisan tumpukan sampah tersebut terulang kembali. Jum’at pagi (2/4/2025) di kantor DLH Rejang Lebong.
“Budianto kadis lingkungan hidup mengharapkan, agar masyarakat tidak membuang sampah yang bukan pada tempatnya kesadaran kebersihan bersama itu sangat penting karena agar tercipta ruang publik yang asri dan bersih demi kebaikan bersama,” Ujarnya.
Budianto kadis DLH juga mengatakan, kami telah mengoptimalkan personil serta mengerahkan serta mengoperasionalkan hampir 11 unit truk sampah mencakup di 15 kecamatan, khususnya 5 kecamatan kota di Rejang Lebong dan telah mengoptimalisasi petugas dalam menanggulangi sampah di hari libur pun petugas sampah tetap menjalankan tugasnya.
Budianto juga menambahkan, dengan jumlah penduduk rejang lebong lebih kurang 275 ribu jiwa dengan sebaran berkisar 168 jiwa/km² telah tersedia Tempat Pembuang Akhir (TPA) dan hampir 100 ton perhari yang di angkut 9 unit truk sampah dari dinas DLH. Sampah tersebut kami angkut dan kami buang di TPA hampir 100 ton perhari dengan mengerahkan 9 unit truk sampah dan titik Tempat pembuangan sampah (TPS) terbesar yang kami angkut adalah pasar atas dan pasar bang mego dan total 5 TPS yang disediakan Dinas DLH Rejang Lebong.
“Sehubungan dengan hal tersebut, sekali lagi saya sampaikan agar masyarakat dapat bijak dalam membuang sampah dan jangan membuat titik baru sampah liar agar masyarakat bisa bekerja sama untuk menjaga kebersihan lingkungan dan buanglah sampah di tempat yang telah di sediakan ,” tutup budianto.
*Dh*





