Program Ketahanan Pangan : Kades Cugung Lalang Edi Susanto Bagikan Bibit Cabe Merah dan Pupuk.

Bengkulunews,id Program ketahanan pangan salah satu program untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa yang bertujuan menghujudkan pertumbuhan ekonomi memalui program Dana Desa (DD) yang telah direncanakan dan dianggarkan oleh pemerintah desa cugung lalang kecamatan Ujan Mas Propinsi Bengkulu. Jum’at (1/3/2024)

Dalam mebangun pertumbuhan ekonomi masyarakat desa Kepala Desa Cugung Lalang Edi Susanto, A.MD membagikan bibit cabi rawit merah dan Pupuk MPK di bagikan kepada seluruh warga masyarakat desa cugungng lalang yang notabenenya adalah petani sejak bulan yang lalu disambut baik oleh masyarakat desa.

“Selanjutnnya, Kepala desa Cungung Lalang Edo Susanto mengatakan pembagian bibit cabe dan pupuk ini untuk meralisasikan program ketahanan pangan yang sudah direncanakan dan hasil dari keputusan musyawara desa dan ini perlu kami berikan kepada masyarakat desa sebagai tanggung jawab pemerintah desa untuk membantu pengembangan ekonomi mayarakat desa dan salah satu menunjanng ekonomi masyarak desa cugung lalang,”ujarnya

“Tekhnis pemberian Bibit Cabe Rawit Merah dan Pupuk MPK ini setiap warga yang domisili dan ber-KTP desa cugung lalang benar dapat pemagian Bibit cabe Mera dan puput tersebut perkepa keluarga yang kami berikan. Dan saya harapkan agar bantuan tersebut dapat di pergunakan dengan sabaik-baiknya agar bisa menghasilkan untuk membantu pereknomian keluarga,”Kata Edi

“Ditambahkan Edi Susanto selain program ketahanan pangan kami juga membangun fasiitas fisik dan itu telah kami jalankan berupa membangun jalan rabat beton, rehab jalan dan lampu jalan tenaga surya dan program lainnya yang sudah kami terapkan dan laksanakan,” Pungkas Edi

“Hamid warga desa cugung lalang yang menerima manfaat dari pembagian bibit rawit merah tersebut mengutarakan “kami sebagai warga desa sangat terbantu dengan pembagian bibit cabe rawit merah dan pupuk MPK ini karena di pasaran cabe rawit merah sangatlah stabil harganya di bandingkan dengan tanaman palawija sejenisnya.”kata Hamid.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *